Monday, November 29, 2010

Colin Chapman

Anthony Colin Bruce Chapman, lahir pada tanggal 9 Mei 1928 di London sebagai putra dari seorang manajer hotel, sarjana teknik sipil dari University College London, lulus sebagai pilot, pembalap paruh waktu, dan pendiri dari Lotus Engineering Co. Ltd., adalah salah satu kepribadian paling brilian dalam sejarah Formula 1. Ia membawa kesuksesan yang belum pernah dicapai sebelumnya oleh Inggris di ajang balapan melalui Lotus. Ia merancang mobil, awalnya dibuat dan dikemudikan sendiri olehnya, mempromosikan produknya dan juga dirinya sendiri sebagai pemilik dan kepala operasional Team Lotus yang sangat kompeten.



Chapman mengikuti kompetisi balapan dengan sedikit uang dan tanpa pengalaman. Ia mungkin menjadi bos tim terakhir yang bekerja pada mobil-mobilnya sendiri di pitlane grand prix. Ia memulai Lotus dengan pinjaman £25 dari tunangannya dan uang tersebut terbukti merupakan sebuah investasi yang bijak saat Lotus meraih 73 kemenangan grand prix dan 7 gelar dunia konstruktor antara 1960 dan 1982. Lima pembalap berbeda - termasuk Graham Hill dan Jim Clark - telah menjadi juara dunia diatas mobil-mobil hebat rancangan Chapman.





Sebagai pemimpin tim, Ia merupakan otak dari inovasi-inovasi teknis yang tidak terlupakan di sepanjang sejarah. Selama karirnya, Ia menghasilkan ide-ide yang membuat wajah otomotif berubah. Lotus 25 merupakan sasis monocoque pertama di F1, 49 dengan inovasi mesinnya, Lotus 56 IndyCar memakai tenaga mesin turbin gas, Lotus 63 menjadi mobil F1 bermesin tengah pertama yang membalap dengan 4WD, dan 72 menerobos batas di bidang aerodinamika. Team Lotus menjadi tim besar pertama yang membawa sponsor ke atas mobil di akhir tahun 1960an. Chapman juga mempelopori penggunaan "strut" sebagai perangkat suspensi belakang.

Kemudian, tragedi menghantam. Setiap Ia kehilangan pembalap - seperti Alan Stacey, Mike Spence, Jochen Rindt atau Ronnie Peterson - sangat menghantui jiwa Chapman untuk balapan. Saat teman dekatnya Jim Clark tewas di atas kemudi F2 Lotus pada tahun 1968, dampaknya sangat dalam untuk Chapman. Ia bahkan kehilangan keinginan untuk terus menjalankan Team Lotus, meski sedang menjadi favorit peraih gelar dengan Lotus 49 Ford-Cosworth yang dominan. Graham Hill menyelamatkan Lotus tahun itu dari pengunduran diri emosional dengan menunjukkan hati kepemimpinan besar dari seorang Chapman dan semangat memenangkan kejuaraan yang memang dibutuhkan tim untuk kembali tampil percaya diri.



Di tengah tahun 1970an, insinyur-insinyur Lotus mulai mempelajari ground effect. Lotus 78, dan kemudian Lotus 79 dari tahun 1978 sangat luar biasa sukses dengan memenangkan gelar dunia F1. Tim juga mengembangkan mobil serat karbon penuh, Lotus 88 tahun 1981, mobil pertama yang menggunakan teknologi sasis ganda. Fakta penting lainnya, Lotus menjadi tim pertama peraih 50 kemenangan grand prix. Ferrari menyusul menjadi tim kedua, yang memenangkan balapan F1 pertama tahun 1951, tujuh tahun sebelum mobil Lotus F1 pertama diciptakan.



Sampai nafas terakhir hidupnya, Chapman tidak berhenti menemukan terobosan inovasi lainnya. Ia sedang mengembangkan mobil F1 pertama dengan suspensi aktif saat Ia meninggal dunia karena serangan jantung pada Desember 1982 di usia 54 tahun. Teknologi tersebut akhirnya muncul sepuluh tahun kemudian dimana mobil bersuspensi aktif mendominasi musim 1992.



Hampir 28 tahun setelah kepergiannya, Colin Chapman masih dikenang sebagai pengusaha bisinis, pembalap, perancang mobil, dan pemimpin tim paling unik dalam sejarah industri otomotif. Adapun beberapa sumber menyebutkan bahwa nama "Lotus" berasal dari julukan wanita pilihan hidup Chapman, "Lotus Blossom."

Sayang, kini Lotus berstatus abal-abal.