Sunday, December 5, 2010

PERLUKAH PELARANGAN TEAM ORDER?



Team order merupakan suatu istilah yang di tahun 2010 kembali mencuat karena insiden’ team order’ yang sangat vulgar ketika Massa ‘disuruh’ untuk memberikan posisi pertamanya kepada Alonso di GP Jerman. Alhasil Ferrari harus membayar denda $100.000,- karena terbukti melakukan pelanggaran regulasi mengenai team order dengan alat bukti dari rekaman radio komunikasi dan telemetri.

Istilah team order sendiri berdasarkan Sporting regulation mengenai (di dalam sesi) balapan tepatnya Article 39.1 “Team orders which interfere with a race result are prohibited.”


Saya mencoba untuk menterjemahkan sekaligus mengoperasionalkan dalam bahasa Indonesia istilah team order. Team order adalah suatu kebijakan tim yang mengintervensi jalannya suatu balapan dalam bentuk suatu perintah atau permintaan kepada salah satu atau kedua pembalapnya yang berakibat akan mempengaruhi suatu hasil akhir suatu balapan. Secara sekilas definisnya mirip dengan memanipulasi hasil balapan. Contoh yang dianggap paling jelas adalah ketika Rubens disuruh memberikan posisi pertamanya di GP Austria 2002 kepada Schumi di tikungan terakhir dan meledaklah tudingan perbuatan tidak sportif kepada Ferrari atas insiden tersebut kemudian diikutin dengan pelarangan team order.

Kedua contoh insiden tersebut sangat jelas dengan disertai alat bukti yang meyakinkan karena keduanya adalah team order yang vulgar. Tetapi bagaimana dengan strategi yang tersembunyi? Saya akan ilustrasikan 2 kejadian di 2010 :

1. Turki 2010, pasca duo Red Bull saling seruduk yang menguntungkan duo McLaren. Hamilton P1 dan Button P2, Button dengan cepat mendekati Hamilton dan terlihat akan menyalip Hamilton. Tapi tiba-tiba radio tim mengatakan “save fuel mode” kepada Button dan gagalah aksi overtaking tersebut.

2. Beberapa seri terakhir 2010, Vettel tampil lebih bagus dari Webber dan tim bersikeras untuk tidak menerapkan team order untuk Webber. Padahal Webber dalam posisi yang lebih menguntungkan untuk meraih gelar juara dunia pembalap. Sampai akhirnya di seri terakhir di Abu Dhabi Vettel mengukuhkan gelar juara dunianya.

Apakah kedua ilustrasi tersebut merukapan suatu bentuk team order? Kalau menurut saya menduga keduanya merupakan team order yang terselubung. Dalam kasus McLaren save fuel mode sama saja dengan perintah memperlambat laju mobil supaya tidak jadi melakukan overtaking.dengan adanya perintah tersebut artinya telah menginntervensi jalannya balapan dan hasil balapan. Jadi menurut saya jika McLaren misalnya memerintahkan untuk memberikan posisi kepada Button atau save fuel mode untuk Button keduanya sama saja team order. Begitupun dengan RBR memberikan posisi untuk Webber atau memberikan keuntungan lebih bagi Vettel merupakan suatu bentuk dugaan team order bagi saya. Tapi akan sulit untuk membuktikan keduanya adalah team order karena terselubung. Atau bagaimana dengan suatu konspirasi? Silahkan jawab sendiri.


Kebijakan suatu tim mengenai kedua pembalapnya merupakan suatu konsekuensi logis dari sebuah kejuaraan dengan dua gelar yang diperebutkan yaitu gelar juara dunia pembalap dan gelar juara dunia konstruktor, termasuk adanya kebijakan team order yang akan menguntungkan salah satu pembalap demi target tim secara keseluruhan. Saya tidak dalam posisi untuk mendukung atau menentang pelarangan team order, maka saya akan mencoba memberikan ilustrasi keuntungan dan kerugian dari team order :

1. Keuntungan menggunakan team order adalah jika sudah ditemukan pembalap yang akan didukung maka tim akan fokus untuk mendukung secara penuh pembalap tersebut demi target tim. Sehingga, memperbesar kesempatan untuk mengunci gelar juara dunia pembalap dan konstruktor.

2. Kerugian jika menggunakan team order adalah kesempatan tim untuk meraih kemenangan akan semakin sempit karena hanya bertumpu pada satu pembalap, pembalap kedua akan mengalami penurunan motivasi karena sudah tahu tidak akan meraih hasil puncak dan jelas akan mendapat sorotan tajam dari pers karena dianggap mencederai sportivitas.

Apakah regulasi mengenai pelarangan team order ini akan dicabut atau dipertahankan? Kita lihat saja selanjutnya.(KF)