

F1 2010 PC versi 1.0 - Codemasters punya, dikrek Razor1911
Ukuran media: 2 DVD (5.61 GB)
Amunisi:
ASUS G51Vx-RX05
Windows Vista™ Home Premium (6.0, Build 6001) SP1
Intel Core2 Duo P7350 @ 2.00GHz (2 CPUs), ~2.00GHz
4 GB DDR2 RAM
NVIDIA GeForce GTX 260M @ 1280 x 720 (32 bit) (60Hz)
Racing wheel:
Logitech Driving Force GT
Logitech Profiler 5.10
Penantian telah usai, F1 2010 telah hadir.
(Kalo males baca review, klik yang di bawah ini aja dulu)
###Picture Gallery###
Crashes and Spills: http://www.facebook.com/album.php?aid=2062419&id=1104962865
Pitlane Action: http://www.facebook.com/album.php?aid=2062423&id=1104962865
Wet Weather Driving: http://www.facebook.com/album.php?aid=2062424&id=1104962865
The Counterparts: http://www.facebook.com/album.php?aid=2062427&id=1104962865
Career Mode: http://www.facebook.com/album.php?aid=2062425&id=1104962865
Features: http://www.facebook.com/album.php?aid=2062421&id=1104962865
#####################
###Video Montage###
***Instalasi***
Jika Anda mengalami masalah dalam meng-install F1 2010 dari DVD, Anda bisa meng-copy seluruh isi kedua DVD ke dalam satu folder di hard disk dan install dari sana.
***Menu**
Saat pertama kali memulai game, Anda langsung berada di sebuah konferensi pers. Anda akan ditanyai seputar nama, kebangsaan, berapa musim kira-kira akan membalap, sejauh mana Anda bisa menguasai jagat F1, dan membalap untuk tim mana. Kemudian Anda akan diminta untuk login Windows Live, tetapi Anda juga bisa membuat profil offline. Setelah itu, Anda akan dibawa ke motorhome berisi seorang agen dengan logatnya memperkenalkan Anda dengan fitur-fitur Career Mode. Anda bisa berjalan keluar motorhome, dimana menu F1 2010 disajikan dalam suasana paddock yang ramai. Sejalan dengan progression Anda di Career Mode, lingkungan paddock akan berubah-ubah dari satu Grand Prix ke Grand Prix lainnya.
***Career Mode***
Pastinya, Anda tidak bisa bernasib sama seperti Lewis Hamilton yang di awal karirnya langsung nyopir di McLaren. Selain beberapa fitur umum Career Mode, F1 2010 memiliki Teammate Challenge, Objectives, dan R&D. Jika Anda adalah pembalap utama tim, maka Anda akan mendapat upgrade lebih dahulu daripada rekan setim. Tidak ada pilihan menjadi Test Driver di sini. Anda harus siap menghadapi media pers dunia, seperti seorang David Croft dari BBC yang akan mewawancarai Anda tanpa emosi sama sekali. Career Mode bisa berlangsung selama 3, 5, atau 7 musim.
***Graphics***
Dengan memakai evolusi EGO engine, F1 2010 adalah sebuah game F1 yang diciptakan dengan grafis yang paling mendetail. Anda bisa melihat burung-burung terbang di atas langit melewati kepala Anda, dan pepohonan pun menggugurkan daunnya. Efek cuaca hujan ditampilkan dengan sangat luar biasa, bisa dibilang inilah satu-satunya game balap yang memiliki onboard TV cam dan helmet cam paling realisitis. Butiran air hujan juga bisa terlihat di bodywork mobil. Refleksi permukaan aspal basah akan membuat Anda berdecak kagum, dan efek motion blur semakin menambah sense of speed. Jika saatnya pit stop window tiba, Anda bisa melihat keramaian yang terjadi. Seluruh pit box dipenuhi oleh kru tiap-tiap tim. Beberapa anggota tim juga terlihat "nongkrong-nongkrong" di pitwall. Model NPC (non-playable car) pun terlihat tidak kalah menarik. Bahkan tekstur tingkat keausan nampak di permukaan karet ban.
Akan lebih sempurna jika F1 2010 memiliki TV mode lengkap dengan broadcast overlays. Salah satu kekurangan terbesar dari F1 2010 adalah tidak adanya sorotan kamera TV trackside seperti aslinya. Menonton tayangan replay mungkin membuat mual beberapa dari Anda. Anda juga tidak bisa mengikuti mobil lain a la game racesim lainnya. Swingman cam dengan free-look-nya tidak secanggih rF. Selain itu, beberapa bagian mobil masih memiliki bagian yang "kurang indah". Anda masih bisa menemukan tekstur yang "pecah" dan beberapa bodywork yang terlihat kurang mendetail. Ditambah lagi, setir untuk semua tim terlihat sangat identik, animasi penonton yang "sangat biasa", dan marshall pun bersifat acuh tak acuh. Oh, gridwalk juga absen.
Secara keseluruhan, grafis F1 2010 tetap fantastis kok. Sirkuit GP Korea yang aslinya sekarang belom beres 100% aja udah dimasukkin ke game tanpa tampilan para pekerja yang sedang mengecat tembok. Gamers yang keteteran main F1C bisa "tewas" kalo nge-install F1 2010. Dengan settingan detail paling rendah pun akan masih memberatkan para sarjana abadi F1C. F1 2010 dirilis dengan support DirectX 9, katanya patch DirectX 11 akan menyusul.
***Damage Effects***
Sayap depan bisa hancur berkeping-keping, nosecone bisa copot, kaliper rem bisa melayang, dan pastinya roda bisa menghantam seorang penonton tanpa melukai. Serpihan-serpihan selepas tabrakan lumayan realistis. Di sini tidak gampang untuk menjungkirbalikkan mobil seperti di F1C dan rF. Serat karbon bodywork pun tidak bisa menjadi bengkok atau "kentog". Yang menarik, ban bisa menderita serangan puncture yang datang tiba-tiba, membuat ban terlihat seperti agar-agar yang kenyal. Setiap efek kerusakan bisa memberi dampak pada performa mobil (tapi ga tau kalo cuman goresan-goresan dikit mah). Tentunya Anda tidak bisa mengganti sayap belakang atau memperbaiki suspensi yang patah. Jika salah satu roda lepas, Anda dinyatakan tewas di tempat. Sayang, mayat-mayat mobil terlalu cepat menghilang dari trek. Spark dari kolong mobil pun jarang nongol kecuali kalo lagi tabrakan gitu.
***Sounds***
Tidak ada suara komplain Martin Brundle atau bentakan Jonathan Legard di sini. Hanya teriakan mesin yang menjadi teman setia Anda di kokpit, khususnya ketika RPM mesin mencapai redline (mesin seperti mengeluarkan jeritan tangis!). Telinga-telinga manusia biasa hanya bisa mendengar suara mesin yang sama dari setiap mobil. Voice-over radio race engineer terdengar garing dan kehadirannya tidak membantu sama sekali, sering sekali diulang-ulang. Musik bekgron kebanyakan terdengar nyantai, dengan beberapa hentakan musik rock atau techno yang mengiringi replay. Soundtrack yang patut Anda miliki adalah "Watercolor" dari Pendulum. Bisa didonlot di: http://www.mediafire.com/?mhjhw4tuytr ato liat video isengnya di sini: http://www.mediafire.com/?zozny22tyy1. Oh, kata file readme-nya "F1 2010 takes fullest advantage of the default Rapture3D OpenAL driver..."
***Rules and Regulations***
F1 2010 memiliki regulasi berdasarkan pengawasan agan-agan steward sebenarnya (kayaknya). Mulai dari kewajiban menggunakan dua kompon ban berbeda dalam satu balapan, sampai pembatasan delapan mesin untuk satu musim. Sistem poin? Jelas sama kayak aslinya lah. Tersedia pula pilihan Race Only, Short Race Weekend, dan Long Race Weekend.
Anda bisa mendapat peringatan, hukuman, atau diskualifikasi karena beberapa pelanggaran, seperti memotong jalan, menyenggol, menyebabkan kecelakaan, illegal blocking, mengabaikan blue flag, dan tak lupa, salah satu hal yang umum dilakukan gamer yang sedang stress - driving on wrong way. Hukuman bisa berupa grid penalty, tambahan waktu dan drive-trough pitlane. Tentunya ini lebih realistis daripada F106/F1CE yang hanya meberi hukuman pembatasan kecepatan yang ga jelas. Tetapi sama saja, tidak ada false start maupun Safety Car ataupun penyusup yang bisa masuk ke trek. Red flag aja ga ada. Sequence keluar/masuk pit pun terasa ganjil, meski Anda bisa overshoot dan menabrak kru saat pit stop. Coba buktikan sendiri.
Flashback telah menjadi fitur khas game racing dari Codemasters. Anda bisa sampai menggunakan empat flashback dalam satu session. Namun, sepertinya Anda tidak bisa memperbaiki pit stop yang buruk dengan kembali ke beberapa detik sebelumnya. Jika Anda nyangkut dan susah parkir, tersedia fitur Reset to Track.
***Car Setup***
Jangan harap F1 2010 memiliki fitur car setup sekomplit F1C atau rF. Hanya beberapa elemen yang bisa di-adjust. Pengaturan gear ratios-nya aja memakai ukuran kecepatan mobil. Setidaknya Anda bisa mengatur penggunaan mesin di sini, yang memang krusial untuk kejuaraan dunia. Di samping mobil Anda ada seorang engineer cekatan yang siap membantu dengan beberapa preset settingan untuk berbagai macam kondisi trek. Tentunya hal ini membantu beberapa non-simracer alias casual gamer yang ga pengen ambil obeng obrak-abrik setingan mobil sendiri. Jika jarak tempuh balapan lebih dari sama dengan 20%, maka Anda harus mengatur strategi pit stop terlebih dahulu. Terkadang Anda ingin menggunakan prime tyres di awal untuk mengambil keuntungan di fase akhir balapan ketika grip permukaan aspal sudah meningkat, dimana option tyres juga dipasang bersama mobil yang ringan bensin. Traffic juga lebih berpengaruh sekarang. Brake bias tidak bisa di-setting on-the-fly, hanya pengaturan sayap depan dan mesin yang bisa.
***Physics and Handling***
F1 2010 mungkin adalah satu-satunya game yang "hampir" memiliki keseimbangan arcade/simulasi, tidak seperti GRID, yang jatuhnya malah lebih ke Arcade. Berbagai driving assists disediakan untuk "memanjakan" gamer. Ada Braking Assists, ABS, Traction Control, Dynamic Racing Line, Automatic Gearbox, Pit Limiter,dan Pit Box Control. Meski tidak memiliki laser-scanned track seperti halnya iRacing, simulasi F1 2010 sudah cukup terasa. Gravel bisa menempel di permukaan dan mempengaruhi handling. Pengaturan sudut sayap depan dari kokpit sedikit banyak mempengaruhi braking zone mobil. Anda juga pasti bisa merasakan perbedaan kompon ban option dengan prime, dimana setiap kompon punya suhu optimum, level grip, dan daya tahan masing-masing. Bobot berat bensin juga berpengaruh, meski ketika kehabisan bensin mobil masih bisa tetap melaju.
Anda akan menemukan sebuah momen yang menggetarkan hati ketika Anda bisa melahap satu tikungan dengan braking zone 25 meter lebih pendek dan 15 kilometer/jam lebih cepat daripada beberapa lap sebelumnya. Memang, di awal balapan Anda harus memanaskan rem dan ban terlebih dahulu. Pada saat cuaca hujan, Anda harus lebih memantau suhu keempat ban. Carilah standing water untuk mendinginkan ban. Katanya genangan air yang ada di trek F1 2010 bisa sampai berukuran sekecil 30cm. Jangan lupa pula, membuntuti mobil yang ada di depan terlalu lama bisa terkena hot air dan hilangnya grip front-end.
Braking dan cornering secara bersamaan cukup stabil di sini, dimana roda depan jarang terkunci meski tanpa memakai ABS. Opposite lock dan slip angle pun harus dipertanyakan di F1 2010. Oversteer terlalu gampang dikoreksi, perpindahan distribusi berat mobil khususnya saat hard braking terasa cacat. Proses downshifting bisa sampai turun ke posisi netral - tidak seperti pada racesim lainnya - sehingga Anda harus lebih memperhatikan indikator posisi gigi saat menghadapi tikungan-tikungan lambat - meski kebanyakan dari mereka bisa dihajar dengan gigi dua.
Bagaimanapun juga, F1 2010 bukanlah simulator.
***Artificial Intelligence***
Inilah salah satu kegagalan terbesar dari Codemasters. AI F1 2010 sungguh "menjijikan". Begitu banyak sekali bug yang harus diperbaiki. Setelah beberapa kali memainkan F1 2010, Anda bisa menyadari bahwa AI tidak konsisten dengan lap time mereka. AI terjun keluar garasi hanya untuk memenuhi trek. Mereka juga suka memakai kompon ban yang salah. Anda juga bisa tertahan di pit box karena traffic sehingga menyebabkan Anda kehilangan banyak waktu. Meski memang sudah saatnya pit window, jika masuk pit saat P3, Anda bisa keluar pit turun ke P20. Ini jelas harus dibenerin Codemasters.
Walaupun demikian, mereka benar-benar tahu bagaimana cara meng-overtake. AI di F1 2010 bisa mengoptimalkan manuver slingshot. Di trek lurus Monza, jika Anda bergerak ke sisi dalam untuk memblok AI, maka mereka akan membanting setir ke sisi luar untuk mencari celah. Kepintaran AI bisa sangat terasa di awal-awal Career Mode, dimana Anda di atas mobil HRT misalnya, harus mati-matian menggunakan segala cara untuk memblok Sebastian Vettel. Tetapi, mereka tidak terlalu pintar untuk melakukan manuver blocking. Mereka juga bisa membuat kesalahan dan menabrak AI lainnya. Saat kondisi yellow flag pun mereka kadang terlalu lambat bereaksi, sehingga memicu kecelakaan yang lebih besar. Selepas start, beberapa AI akan sedikit melebar seperti pada tikungan pertama di Bahrain. Overall, they are still smarter than Upin and Ipin.
Codemasters telah merilis statement mengenai beberapa masalah AI:http://community.codemasters.com/forum/f1-2010-game-1316/433396-ai-issues-response.html
***Gameplay***
Dengan beberapa kekurangannya, F1 2010 still gives you some fun. Anda bisa me-restart berkali-kali untuk melihat keindahan efek-efek grafis atau hanya sekedar menabrak pembalap yang paling Anda benci, kemudian menggunakan fitur Flashback sampai akhirnya kembali mengacaukan Grand Prix.
***Racing Wheel***
Yang pasti, atur dulu biar setirnya ga harus berputar 900 derajat... Ini F1, bukan Kijang XD Force Feedback-nya "kurang terasa", ga kayak RealFeel-nya rF. Monte-Carlo dan Marina Bay "terasa" flat, karena memang Codemasters tidak memindai permukaan aspal trek dengan laser. Ga jauh beda ma GRID nih, cuman di GRID rasanya lebih arcade XD Apalagi bedanya hayo? XD
***Online and Multiplayer***
Belom sempet nyoba sich - masalahnya ini pake Games for Windows Live yang bikin ribet XD (http://en.wikipedia.org/wiki/Games_for_Windows_%E2%80%93_Live#Availability). Tapi kayaknya ga bakal jauh beda dengan elemen yang sudah ada sebelumnya di GRID, termasuk online EXP. Cuman dibatasi 12-Player dengan beberapa alasan ga jelas.
***Final Verdict***
Dengan beberapa bug yang cukup menyebalkan, ada baiknya kita menunggu patch dari Codemasters sendiri, atau komunitas modder yang akan mengambilalih. Jangan percaya review yang memberi penilaian berupa angka. Yang pasti, hardcore simracer bakal kecewa berat dengan F1 2010, sementara casual gamer bakal menikmati atmosfir F1 yang tiada duanya.